FotografiFoto CeritaRumah Subsidi yang Makin...
Kompas/Hendra A Setyawan

Rumah Subsidi yang Makin Diminati

Kebutuhan rumah bersubsidi masih tinggi walaupun pada masa pandemi Covid-19.

Oleh
HENDRA AGUS SETYAWAN
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/Xp6CqlVU1vavtyMRLcv-aBiuxpw=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F07%2F81e120d0-a52b-4232-b279-98ba0039ad85_jpg.jpg

Tahun ini, Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan 259.808 rumah subsidi dan 200.000 rumah non-subsidi. Target itu diturunkan 30 persen akibat kondisi perekonomian tak menentu akibat pandemi (Kompas, 26/3/2020). Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR mencatat, minat masyarakat Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) masih tinggi.

Sampai kuartal I- 2020, penyaluran subsidi FLPP sudah mencapai 32,5 persen atau mencapai Rp 3,35 triliun untuk 33.343 unit rumah. Sebagai gambaran, target penyaluran FLPP sepanjang tahun 2020 mencapai Rp 11 triliun untuk 102.500 unit rumah. Kebutuhan rumah bersubsidi masih tinggi walaupun di masa pandemi Covid-19.

Memuat data...
Memuat data...