PENERBANGAN
Ceruk Pasar Jet Pribadi yang Kecil dan Eksklusif
Meski pasarnya kecil, operator tetap menggarap ceruk pasar penyewa jet pribadi mengingat potensi yang terus bertumbuh.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F05%2F05%2Fe1b6332e-8b02-4312-9733-eb2b5c87f8c1_jpg.jpg)
Situasi di dalam fasilitas hanggar ExecuJet MRO Services tampak dari luar, Kamis (2/5/2024), di Bandara Subang, Selangor, Malaysia. Luas lantai hanggar ini adalah 105.000 kaki persegi, atau sekitar 1 hektar, dapat menampung 10-15 jet bisnis berukuran sedang dan besar secara sekaligus.
Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan total luas ruang udara mencapai 7,79 juta kilometer persegi menjadikan sektor transportasi udara atau penerbangan sangat diandalkan. Penerbangan menjadi tulang punggung konektivitas wilayah.
Kebanyakan masyarakat umum menggunakan layanan penerbangan reguler atau komersial. Namun, di luar itu, terdapat layanan penerbangan sewa atau carter yang melayani perorangan atau kelompok. Ceruk pasar ini bertumbuh terutama karena kebutuhan bisnis, perjalanan tokoh penting, layanan logistik, sampai urusan medis dan kebencanaan.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 10 dengan judul "Ceruk Pasar Jet Pribadi yang Kecil dan Eksklusif".
Baca Epaper Kompas