Industri Manufaktur
Kurangi Dampak Dollar, Dunia Usaha Diimbau Gunakan Mata Uang Lokal
Langkah ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap "hard currencies", terutama dollar AS.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F04%2F16%2Ff85587cf-fe5c-436c-8c4b-817eda869d92_jpg.jpg)
Suasana di tempat penukaran valuta asing PT Valuta Artha Mas di Jakarta, Selasa (16/4/2024). Nilai tukar rupiah tercatat melemah hingga menembus level Rp 16.200 per dollar AS setelah libur Lebaran 2024.
JAKARTA, KOMPAS — Mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah, dunia usaha diimbau menggunakan fasilitas penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency settlement/LCT dengan mitra dagang negara tertentu yang telah bekerja sama dengan Indonesia.
Dengan skema LCT, pengusaha Indonesia bisa menggunakan mata uang rupiah saat ekspor-impor sehingga mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dollar AS, lebih efisien, dan terhindar dari rugi kurs. Harapannya bisa membuat nilai tukar rupiah lebih stabil