logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊKonsumen Properti Hadapi...
Iklan

Konsumen Properti Hadapi Tantangan

Pasar properti menghadapi tantangan akibat kenaikan suku bunga kredit dan inflasi. Langkah dan strategi diperlukan untuk menggarap pasar perumahan yang dinilai masih potensial.

Oleh
BM LUKITA GRAHADYARINI
Β· 1 menit baca
Rumah sederhana dan bersubsidi menjadi unit utama yang dipasarkan perumahan The Leaf, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seperti tampak pada Selasa (10/11/2020).
KOMPAS/MADINA NUSRAT

Rumah sederhana dan bersubsidi menjadi unit utama yang dipasarkan perumahan The Leaf, Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seperti tampak pada Selasa (10/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS β€” Laju inflasi dan kenaikan suku bunga kredit menjadi tantangan bagi konsumen dan pelaku industri properti. Pengajuan kredit pemilikan rumah atau KPR menjadi semakin sulit jika konsumen berstatus karyawan kontrak atau terlilit pinjaman daring.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Februari 2023 mencapai 5,47 persen secara tahunan, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang 5,28 persen. Inflasi bulan lalu dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti mulai masuknya masa panen, curah hujan tinggi, dan bencana banjir di sejumlah wilayah. Selain itu, turunnya harga bahan bakar avtur, kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI), serta kenaikan tarif cukai rokok 10 persen sejak awal tahun.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan