logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊProyeksi Defisit Anggaran 2021...
Iklan

Proyeksi Defisit Anggaran 2021 Melebar Menjadi 5,82 Persen

Kementerian Keuangan memproyeksikan defisit APBN 2021 mencapai 5,82 persen PDB, lebih tinggi dibandingkan outlook sebelumnya yakni 5,7 persen PDB.

Oleh
Dimas Waraditya Nugraha
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/lC6d-kFgGNjKg8zkTlinM9OyLzo=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2Fa3f47f56-701d-4e21-9dfa-a7de2756eae5_jpg.jpg
KOMPAS/JUMARTO YULIANUS

Pengunjung melihat produk kain sasirangan dalam kegiatan Sharia Fair melalui pameran UMKM dan Pondok Pesantren di Atrium Duta Mall, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (23/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS – Peningkatan kasus Covid-19 setelah merebaknya varian Delta mengakibatkan pemburukan terhadap daya tahan fiskal. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021 yang sebelumnya dipatok 5,7 persen dari Produk Domestik Bruto atau PDB melebar menjadi 5,82 persen PDB.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menjelaskan peningkatan persentase defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini sejalan dengan penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 setelah meningkatnya eskalasi kasus Covid-19 di Indonesia.

Editor:
M Fajar Marta
Bagikan