TRANSISI ENERGI
Indonesia Belum Punya Visi Transformasi Energi
Indonesia perlu menyusun cetak biru transisi energi untuk mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim. Potensi sumber energi terbarukan Indonesia yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2Fa13325e7-880c-4ce1-bdf3-b166b6cf1406_jpg.jpg)
Deretan kincir angin pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) menghiasi puncak bukit di Dusun Tanarara, Desa Maubokul, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/2/2021). Sebagian besar dari 48 kincir angin yang dibangun pada 2013 itu hingga kini masih berfungsi dengan baik dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sekitar.
JAKARTA, KOMPAS โ Indonesia dinilai belum punya visi transformasi energi untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Pidato Presiden Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang digelar secara virtual, Kamis (22/4/2021), belum mencerminkan hal tersebut.
Dewan Energi Nasional tengah menyusun dokumen Grand Strategi Energi Nasional 2021-2040 untuk menyempurnakan Rencana Umum Energi Nasional.