CAGAR BUDAYA
Masyarakat Sipil Sesalkan Wali Kota Medan yang Banding soal Penetapan Cagar Budaya
Langkah Wali Kota Medan Bobby A Nasution yang mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Medan tentang penetapan Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya disesalkan koalisi masyarakat sipil.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F09%2F20210910_145808_1631272893.jpg)
Koalisi Masyarakat Sipil Medan-Sumatera Utara mengadakan diskusi tentang penyelamatan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya, Jumat (10/9/2021).
MEDAN, KOMPAS — Langkah Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution yang mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Medan tentang penetapan Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya disesalkan koalisi masyarakat sipil. Langkah itu dinilai tidak sejalan dengan wacana yang selama ini disampaikan Bobby, yakni penyelamatan situs bersejarah di Medan.
”Putusan itu sebenarnya bisa menjadi dasar hukum yang kuat bagi wali kota untuk menetapkan Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya sebagaimana dia wacanakan selama ini. Wali Kota malah mengajukan banding atas putusan itu,” kata Burhan Batubara, penasihat Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Medan-Sumut dalam diskusi di Medan, Jumat (10/9/2021).