Penghapusan Perkawinan Anak Semakin Mendesak
Upaya mengakhiri perkawinan anak akan memberikan manfaat yang besar. Selain untuk pemberdayaan anak perempuan juga meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anak, komunitas, bahkan bangsa.
JAKARTA, KOMPAS — Perkawinan anak adalah pelanggaran fundamental hak asasi manusia yang merampas pendidikan, kesehatan, dan prospek jangka panjang anak-anak perempuan serta membawa berbagai risiko yang membahayakan anak. Jika perkawinan anak tidak dihapus, efek-efek yang membahayakan tersebut akan terus berlipat sehingga bisa merugikan masyarakat secara keseluruhan.
Harga dan kerugian yang disebabkan dari perkawinan anak sangatlah besar. Sebab, semua dampak negatif perkawinan anak tidak hanya dirasakan oleh anak perempuan, tetapi dampak-dampak negatif tersebut akan meneruskan lingkaran kemiskinan dan praktik-praktik membahayakan di keluarga anak tersebut dan komunitasnya.