logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊTsunami, Gerhana, dan Cinta...
Iklan

Tsunami, Gerhana, dan Cinta Alam

Bukan kebetulan gerhana matahari cincin (GMC) berlangsung tanggal 26 Desember, bertepatan dengan peringatan 15 tahun gempa bumi dan tsunami di Aceh.

Oleh
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/lhIr_rcge4dgJGG7jMwzQMYPyuE=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2F20191226_ENGLISH-TAJUK_A_web_1577375426.jpg
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Dengan kacamata khusus pinjaman anak-anak melihat gerhana matahari sebagian saat berlangsung kegiatan nonton bareng Gerhana Matahari Cincin (GMC) di Halaman Masjid Al Akbar, Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Kedua peristiwa alam dahsyat dan fenomenal tersebut kita kenang dan kita catat sebagai wujud khidmat kita terhadap alam, terlebih lagi terhadap Allah Sang Maha Pencipta. Gempa dan tsunami Aceh yang menelan korban jiwa tidak kurang dari 200.000 orang melahirkan selain trauma juga menjadikan bangsa Indonesia tersadar bahwa kita hidup di kawasan Cincin Api, dengan deretan gunung api yang tiap saat meletus, dan pertemuan lempeng besar dunia, yang tiap saat bisa menimbulkan gempa.

Terjadinya gempa dan tsunami berikutnya, dari Yogyakarta (2006) hingga Palu (2018), menguatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi bangsa pemelajar, yang serius mempelajari ihwal gempa dan tsunami, juga cara meminimalkan dampak dan menyelamatkan diri manakala tsunami datang.

Editor:
Bagikan