logo Kompas.id
UtamaKorban Penggusuran di Sunter...
Iklan

Korban Penggusuran di Sunter Tolak Bantuan Program Pelatihan Kerja

Pemerintah Kota Jakarta Utara menawarkan warga korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Jaya, Jakarta Utara, sejumlah program pelatihan kerja. Namun sejumlah warga korban penggusuran menolak tawaran itu.

Oleh
Ayu Pratiwi
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/CG_Zequ6tgRp-JnEwswmmys82xw=/1024x768/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F11%2Fc5129383-023e-4e1a-8bfa-c6d129030afe_jpg.jpg
KOMPAS/AYU PRATIWI

Suasana di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Jaya, Jakarta Utara, Selasa (19/11/2019). Permukiman warga di sana dibongkar sejak Kamis pekan sebelumnya. Beberapa warga masih menetap di sana dan menolak direlokasi. Pemerintah berencana menata kawasan tersebut agar lebih ramah lingkungan dan tidak banjir.

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Kota Jakarta Utara menawarkan sejumlah program pelatihan kerja kepada warga korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa VIII, Sunter Jaya, Jakarta Utara. Namun, sejumlah warga menolak tawaran tersebut. Warga menilai, program pelatihan yang ditawarkan tak cocok dengan kemampuan mereka sebagai pedagang barang bekas yang telah dilakoni sejak puluhan tahun.

Tawaran bantuan pelatihan program kerja oleh Pemkot Jakarta Utara ini dimaksudkan membantu sebagian besar warga yang tadinya berprofesi sebagai pedagang barang bekas untuk beralih profesi.

Editor:
khaerudin
Bagikan