logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊPR Kabinet Jokowi untuk Papua
Iklan

PR Kabinet Jokowi untuk Papua

Pemerintahan Presiden Jokowi memulai periode kedua dengan situasi politik domestik kurang menguntungkan, yaitu turunnya kepuasan publik terhadap pemerintahan, maraknya aksi demonstrasi mahasiswa, dan konflik di Papua.

Oleh
Arya Fernandes Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial, CSIS dan Anggota Pokja Papua
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/gF49rLJHPoxagAeEi4ByYcWMImA=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F08%2FDSC08976.JPG_1567070387.jpeg
KOMPAS/PRADIPTA PANDU

Pengamat Politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes.

Pemerintahan Presiden Jokowi memulai periode kedua dengan situasi politik domestik kurang menguntungkan, yaitu turunnya kepuasan publik terhadap pemerintahan, maraknya aksi demonstrasi mahasiswa terkait revisi UU KPK, dan konflik di Papua.

Survei Litbang Kompas pada 17 November 2019 menemukan turunnya kepuasan publik terhadap pemerintahan dalam satu tahun terakhir. Pada April 2018 tingkat kepuasan publik sebesar 72,2 persen, turun menjadi 65,3 persen pada Oktober 2018. Pada Maret 2019 turun lagi menjadi 59,6 persen dan Oktober 2019 menjadi 58,8 persen. Di tengah situasi ini, mampukah pemerintah mengembalikan kepercayaan dan kepuasan publik pada pemerintahan?

Editor:
yohaneskrisnawan
Bagikan