logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊUnjuk Rasa Berbuntut Rusuh...
Iklan

Unjuk Rasa Berbuntut Rusuh Berpotensi Lemahkan Ekonomi Jakarta

Oleh
IRENE SARWINDANINGRUM
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/kAHXLyBAB1hO-I5npHjyUKSkadE=/1024x682/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F09%2Fbb283976-b8ef-42b4-bceb-7c358362da40_jpg.jpg
Kompas/Heru Sri Kumoro

Gas air mata ditembakkan petugas untuk membubarkan pengunjuk rasa di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta, Senin (30/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS – Unjuk rasa berbuntut rusuh yang sudah terjadi ketiga kalinya dalam sepekan dikhawatirkan berpotensi melemahkan pertumbuhan ekonomi Jakarta. Warga yang kesulitan keluar rumah dapat menurunkan sektor konsumsi yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jakarta.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, sejauh ini rangkaian unjuk rasa belum berdampak signifikan untuk pusat-pusat belanja di DKI Jakarta, di antaranya Glodok dan Tanah Abang. Hal ini karena unjuk rasa hanya berlangsung di sejumlah ruas jalan, yaitu Jalan Jenderal Gatot Subroto, Slipi, Tentara Pelajar dan di sekitar Istana Merdeka.

Editor:
nelitriana
Bagikan