logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊPasukan Khusus TNI Terus...
Iklan

Pasukan Khusus TNI Terus Bekerja dalam Sunyi

Oleh
Iwan Santosa
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/ara1QK30QE6zmsk4Tzj7Hq3Aq-g=/1024x1632/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F04%2FBW-00008876-30-AND015_1554902500.jpg
DUDY SUDIBYO

Hendra, putra dari Abidin Usman, satu-satunya sandera anak-anak dalam drama pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla, sedang menuruni tangga pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa siang (31/3/1981).

Tiga puluh delapan tahun silam, tepatnya pada tanggal 31 Maret 1981, Pasukan Khusus TNI dari Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopasandha)--kini Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI--berhasil membebaskan pesawat Garuda DC-9 Woyla yang dibajak kelompok teroris.

Keampuhan pasukan khusus TNI dipuji dunia dalam operasi yang dipimpin Mayjen TNI Benny Moerdani dan Letkol Inf Sintong Panjaitan tersebut. Mereka berhasil membebaskan 57 penumpang dengan korban jiwa satu orang di pihak sandera dan seorang prajurit Kopassandha. Sedangkan di pihak teroris yang membajak pesawat, empat orang tewas dalam serbuan kilat pasukan khusus TNI.

Editor:
Sri Rejeki
Bagikan