logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊHarga Sawit Meningkat, Margin ...
Iklan

Harga Sawit Meningkat, Margin Petani Tergerus Buruknya Infrastruktur

Oleh
RHAMA PURNA JATI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/j06VfqdFkbhG8HdpJmfWJFgXDBk=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F02%2FIMG_0791_1550144401.jpg
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Petani sawit sedang memindahkan sawit di lahan perkebunan sawit di Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (14/2/2019). Saat ini harga kelapa sawit sedang naik, tetapi petani masih terkendala masalah infrastruktur.

INDRALAYA, KOMPAS β€” Penghapusan bea ekspor minyak kelapa sawit mentah mulai mendongkrak harga kelapa sawit di Sumsel. Harga sawit meningkat sejak Januari 2019. Selain penghapusan bea ekspor, kenaikan juga disebabkan menurunnya pasokan minyak sawit mentah dari Malaysia sehingga pasar mengalihkan pembelian ke Indonesia.

Meski demikian, petani masih dipusingkan oleh buruknya kondisi infrastruktur yang membuat biaya operasional bertambah.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan