Iklan
Kuba Siap Gulirkan Reformasi, Tetap Menolak Kapitalisme
HAVANA, RABU β Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menegaskan bahwa Kuba siap melakukan reformasi, tetapi tak akan hanyut dalam kapitalisme. Kuba akan segera menerapkan reformasi konstitusi yang diadopsi pada 2011 dan diratifikasi pada 2016.
Reformasi itu, antara lain, mengakui kepemilikan properti secara pribadi, mengakui ekonomi pasar, dan memutakhirkan sistem hukum. Namun, Kuba tetap akan berada di jalur sosialisme yang mengedepankan kesehatan publik dan pendidikan bagi semua warga dan juga meminimalisasi perbedaan mencolok dalam kepemilikan harta kekayaan.