Fenomena Alam
Banyak Obyek Langit Menarik Menyertai Gerhana Bulan 28 Juli
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F02%2F509069_getattachment023bd415-2bfa-4d86-83f3-090735e2bc8c500459.jpg)
Tiga fenomena gerhana Bulan total terjadi bersamaan dengan Bulan super di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018) pukul 21.09.
Jelang gerhana Bulan total pada Sabtu, 28 Juli 2018, dini hari WIB, langit malam bak teater besar. Berbagai obyek langit menarik akan menghiasi langit sejak Matahari terbenam Jumat (27/7/2018) petang hingga fajar menjelang. Sejumlah planet cantik, oposisi Mars, hujan meteor Delta Aquarid, berbagai rasi zodiak hingga semburat bintang-bintang di Galaksi Bimasakti akan muncul di langit.
Namun, belum tentu semua obyek menarik itu akan bisa diamati. Bukan hanya karena persoalan awan atau polusi cahaya, Bulan purnama adalah ”musuh” terbesar para astronom. Sebagai obyek terterang di langit malam, cahaya Bulan, apalagi saat purnama, akan membuat obyek-obyek langit lain yang cahayanya lebih lemah akan menjadi sulit diamati.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Banyak Obyek Langit Menarik Menyertai Gerhana Bulan 28 Juli".
Baca Epaper Kompas