SOSOK
Feri Irawan, dengan ”Teluh Jampang” Menepis Stigma
Lewat jenama ”Teluh Jampang”, Feri Irawan melawan stigma. Dari awalnya diragukan, ia kini memberdayakan warga.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F07%2F07%2F13fd93c6-193f-415e-a7df-77c23dbe4e55_jpg.jpg)
Feri Irawan menunjukkan kaus bermerek Teluh Jampang dalam pameran usaha mikro kecil menengah dalam rangkaian acara Cycling de Jabar di Palangpang, Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (7/7/2023). Ajang balap sepeda itu merupakan wadah promosi bagi UMKM setempat.
Jampang, kawasan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kerap mendapat label buruk. Mulai dari hal mistis hingga santet. Namun, Feri Irawan (34) mengubah pandangan itu lewat produk mode, Teluh Jampang.
Matahari mulai tenggelam di Pantai Palangpang, Ciletuh, Jumat (7/7/2023). Namun, Feri masih sibuk meladeni pengunjung di salah satu stan usaha mikro kecil menengah dalam rangkaian Cycling de Jabar. Ajang balap sepeda itu digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat, harian Kompas, dan Bank bjb.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 16 dengan judul "Feri Irawan, dengan ”Teluh Jampang” Menepis Stigma".
Baca Epaper Kompas