sosok
Hidayatul Rachmawati, Misi Menangani Sampah di Waktu ”Gabut”
Hidayatul Rachmawati adalah sosok pendiri bank sampah di Desa Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Memulai semuanya dengan inisiatif sendiri, dia pun gigih mengembangkannya secara mandiri.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F01%2F09%2F98baa453-6d9a-40a8-9f7d-d551326349d5_jpg.jpg)
Hidayatul Rachmawati di depan bangunan Bank Sampah Bumi Hijau di Desa Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/12/2022).
Banyak orang cenderung menghabiskan waktu luang dengan kegiatan rekreatif dan menyenangkan diri. Namun, hal berbeda dilakukan Hidayatul Rachmawati (47). Dia menghabiskan waktu ”gabut” di tahun 2018 dengan aktif melakukan kegiatan pemilahan sampah dan mendirikan bank sampah.
Hidayatul, yang akrab disapa Nunuk, memulai dengan merintis bank sampah unit Sakura di dusunnya di Desa Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kini, bank sampah itu telah berkembang jadi bank sampah sektoral tingkat desa, yaitu Bank Sampah Bumi Hijau, yang memiliki 375 nasabah dari lima desa.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 16 dengan judul "Misi Menangani Sampah".
Baca Epaper Kompas