logo Kompas.id
β€Ί
Sosokβ€ΊSanari, Pelestari Alpukat...
Iklan

Sanari, Pelestari Alpukat Jumbo dari Lereng Arjuno

Sejak 1997, Sanari mengembangkan pohon alpukat berbuah jumbo di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Kini, ia dan warga Wonorejo menikmati hasilnya.

Oleh
DEFRI WERDIONO
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/udvqv2MEd5rddB-dPvno3Bycmdg=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F04%2F849f0fcc-1b0c-4478-862d-3c23324e32fa_jpg.jpg
KOMPAS/DEFRI WERDIONO

Sanari (52) menunjukkan alpukat pameling yang dikembangkannya di Dusun Krajan Barat, Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/3/2021).

Barangkali, 22 tahun lalu, tak pernah terpikirkan di benak Sanari (52) bahwa upayanya memperbanyak tanaman alpukat dengan cara setek batang akan berkembang seperti sekarang. Tidak hanya enak dan memiliki produktivitas tinggi, varietas unggul dengan nama pameling itu juga telah berkembang ke daerah lain.

Sanari tampak berbinar. Dalam hitungan beberapa menit ke depan, orang nomor satu di Jawa Timur bakal menginjakkan kaki di halaman rumahnya yang sederhana di Dusun Krajan Barat, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/3/2021).

Editor:
budisuwarna
Bagikan