logo Kompas.id
SosokRaka Kusuma Keras Kepala...
Iklan

SOSOK

Raka Kusuma Keras Kepala Merawat Sastra Bali

Sastrawan IDK Raka Kusuma dengan gigih mempertahankan sastra Bali modern (SBM). Dia menerjemahkan karya sastra ke dalam bahasa ibunya. Selain itu, dia mengajari penulis-penulis muda.

Oleh
KHAERUL ANWAR
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/4S2Mt112uetzw8UT7QJmsBqcjtI=/1024x575/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F0183cda1-a85a-42cf-8277-6728a62569e4_jpg.jpg
KOMPAS/KHAERUL ANWAR

Sastrawan IDK Raka Kusuma yang gigih mempertahabkan sastra Bali moderen (SBM), saat ditemui pada  Sabtu (29/2/2020), di rumahnya, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali.

Kecintaannya yang keras kepala kepada sastra Bali modern, membuat IDK Raka Kusuma (63) dicap pengkung alias bandel. Kebandelannya itu justru melahirkan karya-karya yang mumpuni. Ia bahkan menerbitkan majalah sastra Bali yang berisi tulisan-tulisan berbahasa Bali.

Karya Raka yang lainnya, secara tekun ia menerjemahkan karya-karya sastra dunia ke dalam bahasa ibunya, untuk kemudian ia terbitkan di majalahnya.

Editor:
Maria Susy Berindra
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 12 dengan judul "Raka Kusuma Keras Kepala Merawat Sastra".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.