logo Kompas.id
β€Ί
Risetβ€ΊPulau Jawa Berisiko Tinggi...
Iklan

Pulau Jawa Berisiko Tinggi Terlanda Gempa Berskala Besar

Gempa bumi merupakan salah satu bencana yang berisiko tinggi menelan korban jiwa relatif banyak di Pulau Jawa.

Oleh
BUDIAWAN SIDIK A
Β· 0 menit baca
Salah satu penghuni mengamati bagian dapur rumahnya yang rusak akibat gempa di Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (28/4/2024). Sebagian bangunan rumah ini roboh akibat gempa berkekuatan M 6,2 dengan episentrum 156 kilometer arah barat daya dari pusat Kabupaten Garut. Sabtu (27/4/2024) pukul 23.29 WIB.
MACHRADIN WAHYUDI RITONGA

Salah satu penghuni mengamati bagian dapur rumahnya yang rusak akibat gempa di Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (28/4/2024). Sebagian bangunan rumah ini roboh akibat gempa berkekuatan M 6,2 dengan episentrum 156 kilometer arah barat daya dari pusat Kabupaten Garut. Sabtu (27/4/2024) pukul 23.29 WIB.

Pulau Jawa memiliki tingkat risiko bencana alam yang sangat tinggi di Indonesia. Berbagai jenis bencana alam mulai dari bencana geologi, vulkanologi, hidrometeorologi, kekeringan, dan kebakaran hutan rentan terjadi di pulau terpadat di Indonesia ini. Dari berbagai jenis bencana tersebut, gempa bumi merupakan salah satu bencana yang berisiko tinggi menelan korban jiwa yang relatif banyak.

Peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang terjadi di lepas pantai berjarak 156 kilometer arah barat daya Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu (27/4/2024) malam menjadi pengingat betapa tingginya intensitas kegempaan di Indonesia. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada kurun pertengahan Maret 2024 hingga hari ini, setidaknya sudah terjadi 30 kejadian gempa bumi bumi berkekuatan magnitudo lebih dari 5. Artinya, ada potensi gemba bumi tersebut dapat menimbulkan kerusakan, menelan korban, dan bahkan memicu terjadinya tsunami.

Editor:
ANDREAS YOGA PRASETYO
Bagikan