logo Kompas.id
β€Ί
Risetβ€ΊRawat Warisan Bangsa lewat...
Iklan

Rawat Warisan Bangsa lewat Permainan Tradisional Anak

Permainan tradisional di Indonesia bertahan melintas masa yang menjadi modal sejarah. Perlu dirawat untuk kepentingan generasi masa depan bangsa

Oleh
Dedy Afrianto
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/se35C78lz9kvA-UD0zNpiNQqiRY=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F1c382008-7108-4f30-b00c-4467648a30d3_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Permainan tradisional, seperti congklak, melengkapi taman Walkot Farm 4.0 yang baru diresmikan di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (13/3/2020). Taman tersebut dilengkapi dengan beragam jenis tanaman pertanian, termasuk tanaman obat, permainan anak-anak, perpustakaan mini, serta ruang interaksi.

Anak dan permainan ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Selain sebagai perangsang tumbuh dan kembang anak, permainan juga dapat menjadi medium untuk mewarisi nilai-nilai luhur bangsa. Jamaknya permainan tradisional di Indonesia yang telah bertahan melintas masa tentu menjadi modal sejarah yang perlu dirawat pada generasi yang berbeda.

Keberagaman budaya yang dimiliki oleh Indonesia turut bermuara pada banyaknya jenis permainan tradisional. Menurut catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada tahun 2018 terdapat 766 permainan tradisional di Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki permainan khas yang menemani masa bermain anak.

Editor:
yohanwahyu
Bagikan