PILPRES 2024
Sekjen Golkar: Keputusan Soal Capres/Cawapres Masih Dinamis
Munas Golkar 2019 telah memutuskan mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres di Pilpres 2024. Namun, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus menyebut, keputusan soal capres maupun cawapres, masih dinamis.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F04%2F10%2F183fecc1-836d-4a29-89ff-caa96fae6311_jpeg.jpg)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada wartawan seusai bertemu secara tertutup di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (10/4/2023). Salah satu topik yang dibahas oleh kedua ketua umum partai tersebut adalah wacana pembentukan koalisi besar.
JAKARTA, KOMPAS - Partai Golkar tidak mempersoalkan posisi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kontestasi Pemilihan Presiden 2024, baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden. Semua pilihan itu masih sangat dinamis setidaknya hingga tenggat waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden, pada September mendatang.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus saat ditemui seusai pertemuan Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (10/4/2023), mengatakan, sejauh ini belum ada pembicaraan mengenai posisi calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) di antara lima ketua umum partai politik (parpol) yang disebut-sebut akan membentuk koalisi besar.