Psikologi
Manfaat Kecemburuan
Kecemburuan terkadang juga bisa menyehatkan, berkontribusi pada perasaan cinta dan stabilitas yang lebih besar.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2022%2F09%2F21%2F0892a8df-7db4-4cae-9a00-ce35416287c0_jpeg.jpg)
Pasangan remaja mendatangi kegiatan pasar malam Pasar Rakyat Jogja Gumregah yang berlangsung semarak di lahan bekas kampus STIE Kerjasama, Jalan Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta, 21 September 2022.
Kecemburuan adalah emosi yang tidak nyaman. Namun, merasa cemburu sesekali adalah hal yang wajar. Kecemburuan terkadang juga bisa menyehatkan, berkontribusi pada perasaan cinta dan stabilitas yang lebih besar dalam suatu relasi. Mari kita bahas bersama.
Karla McLaren (2024), seorang penulis, pendidik, serta inovator emosi dan empati, menjelaskan, sebagian besar dari kita telah diajari untuk menekan, tidak memercayai, atau bahkan membenci rasa cemburu dan iri hati. Kecemburuan sering disebut sebagai ”monster bermata hijau”, sesuatu yang tidak diinginkan, mengerikan, dan bahkan berdosa.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 13 dengan judul "Manfaat Kecemburuan".
Baca Epaper Kompas