TAJUK RENCANA
Krisis Iklim Mengancam Ketahanan Pangan
Dampak perubahan iklim makin nyata. Krisis iklim menurunkan produksi pertanian sehingga mengancam ketahanan pangan.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F10%2F16%2F9691a2a6-9f54-42b7-bc18-177a648b78e2_jpg.jpg)
Berbagai jenis beras dijual di Stan Gerakan Pangan Murah saat peringatan Hari Pangan Sedunia ke-44 di JX International, Surabaya, Rabu (16/10/2024). Kegiatan juga diisi dengan Penganugerahan award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2024, Festival Pangan Lokal, demo uji keamanan pangan.
Krisis iklim mengancam ketahanan pangan dan sistem pertanian global, termasuk Indonesia yang merupakan negara agraris. Cuaca dan iklim ekstrem yang kian sering, dengan intensitas dan durasi meningkat, mengakibatkan produktivitas tanaman menurun.
Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menyebutkan, sekitar 733 juta orang di dunia mengalami kelaparan. Apalagi 55 persen produksi pangan dunia berada di daerah yang dilanda kekeringan.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Krisis Iklim Mengancam Ketahanan Pangan".
Baca Epaper Kompas