logo Kompas.id
›
Opini›Indonesia-Afrika yang...
Iklan

TAJUK RENCANA

Indonesia-Afrika yang Berkelanjutan

Dibutuhkan rencana strategis dan kebijakan nasional yang jelas jika Indonesia serius dalam diplomasi ekonomi di Afrika.

Oleh
REDAKSI
· 1 menit baca
Bendera negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika 1955 berkibar di Museum Konferensi Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, 18 April 2024. Semangat KAA 1955 menjadi spirit penyelenggaraan Forum Indonesia-Afrika (IAF) yang akan diselenggarakan di Bali pada 1-3 September 2024.
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Bendera negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika 1955 berkibar di Museum Konferensi Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, 18 April 2024. Semangat KAA 1955 menjadi spirit penyelenggaraan Forum Indonesia-Afrika (IAF) yang akan diselenggarakan di Bali pada 1-3 September 2024.

Untuk kedua kalinya, Indonesia akan menggelar Forum Indonesia-Afrika atau IAF. Jika serius dalam diplomasi ekonomi di Afrika, semestinya langkah tak berhenti hanya di Bali.

Seperti pada edisi pertama tahun 2018, IAF berlangsung di Bali pada 1-3 September 2024. Selain IAF, digelar pula Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak (High Level Forum on Multi-Stakeholders Partnership).

Editor:
ANDREAS MARYOTO, MUHAMMAD SAMSUL HADI
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Indonesia-Afrika yang Berkelanjutan".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Memuat data...
Memuat data...