logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊMitos Trombosit dalam Demam...
Iklan

Mitos Trombosit dalam Demam Berdarah Dengue

Jika terkena demam berdarah, jangan hanya fokus bertanya jumlah trombositnya, waspadai pula peningkatan hematokritnya.

Oleh
STEPHANIE SETTRIN CH
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/dl2gxa6kdlVXHDh86mPsKDkPglA=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F04%2F08%2F56f8939e-13d0-4afe-8519-165141bf6f59_jpg.jpg

Demam berdarah dengue (DBD), sesuai dengan namanya, disebabkan oleh infeksi virus dengue. Aslinya, DBD merupakan penyakit daerah tropis yang sudah menyebar ke seluruh dunia. Penyebarannya meluas karena adanya mobilisasi penduduk yang sangat cepat, seperti turisme, urbanisasi, dan migrasi antarnegara.

Salah satu contoh penyebaran melalui turisme, seorang turis dari Queensland, Australia, diberitakan terkena DBD ketika berlibur di Bali. Australia bukan negara endemik DBD. Kasus DBD di Australia merupakan impor dari negara-negara lain yang kemudian terjadi penularan lokal.

Editor:
YOVITA ARIKA
Bagikan