logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊDemokratisasi Asisten Digital
Iklan

Demokratisasi Asisten Digital

Revolusi baru tengah berlangsung dengan munculnya banyak platform berbasis kecerdasan buatan generatif atau Gen AI.

Oleh
RICO USTHAVIA FRANS ANGGOTA STEERING COMMITTEE INDONESIA FINTECH SOCIETY
Β· 1 menit baca
Nanami Terada (kiri) dari Marketing Headquarters Shinagawa Community Development Division, JR East memandu jurnalis yang menjajal pembayaran mandiri di minimarket di Stasiun Takanawa Gateway, Tokyo, Rabu (15/11/2023). Sebagai salah satu stasiun baru dalam lintas pelayanan Yamanote Line di Tokyo, Jepang, Stasiun Takanawa Gateway hadir dengan menerapkan teknologi kecerdasan buatan dan otomatisasi.
KOMPAS / HELENA F NABABAN

Nanami Terada (kiri) dari Marketing Headquarters Shinagawa Community Development Division, JR East memandu jurnalis yang menjajal pembayaran mandiri di minimarket di Stasiun Takanawa Gateway, Tokyo, Rabu (15/11/2023). Sebagai salah satu stasiun baru dalam lintas pelayanan Yamanote Line di Tokyo, Jepang, Stasiun Takanawa Gateway hadir dengan menerapkan teknologi kecerdasan buatan dan otomatisasi.

Revolusi yang mengubah peradaban dunia umumnya ditandai dengan adanya demokratisasi sumber daya, di mana hal-hal yang sebelumnya hanya dapat dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat menjadi tersedia bagi orang banyak. Contohnya, revolusi pengetahuan pada 1450-an, terpicu oleh mesin cetak yang ditemukan oleh Johannes Gutenberg.

Mesin cetak tersebut mendemokratisasi pengetahuan dengan membuka akses bagi rakyat jelata terhadap informasi yang sebelumnya hanya tersedia bagi kaum elite, mengurangi kesenjangan pengetahuan.

Editor:
FX LAKSANA AGUNG SAPUTRA
Bagikan