Analisis Ekonomi
Makan Siang Gratis dan Beban Fiskal
”Tidak ada makan siang gratis” dari program makan siang gratis. Lantas, apa ongkosnya?
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F02%2F29%2Fb87fc902-b24d-415d-88bc-c8ad22eab98d_jpg.jpg)
Deretan wadah makan siswa yang telah disiapkan oleh petugas dari Puskesmas Curug pada kegiatan simulasi program makan siang gratis untuk siswa di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024).
Tidak pernah ada makan siang gratis, begitu para ekonom meyakini. Pernyataan ini merujuk pada realitas bahwa setiap pilihan kebijakan (ekonomi) selalu punya implikasi (negatif) yang perlu diantisipasi. Begitu pun mengenai program unggulan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ini. Prinsipnya, ”tidak ada makan siang gratis” dari program makan siang gratis tersebut.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengindikasikan adanya pelebaran defisit anggaran 2025 menjadi 2,45-2,8 persen atau naik dari defisit 2024 yang diperkirakan mencapai 2,29 persen terhadap perekonomian atau produk domestik bruto (PDB).