Timur Tengah
Kristen Palestina yang Terlupakan
Dalam konteks Palestina umat Kristen juga menjadi sasaran dan korban aneksasi rezim politik Israel serta kekerasan kelompok radikal Yahudi.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F12%2F29%2Fcc0d41c4-2c01-48a4-ac76-a4f198958a4f_jpg.jpg)
Ilustrasi/Heryunanto
Setiap kali konflik Israel-Palestina meletus—sejak 1948—dunia selalu tertuju pada umat Islam dan Yahudi.
Mayoritas masyarakat menganggap perang Israel-Palestina sebagai kekerasan agama antara Yahudi dan Muslim, bukan konflik perebutan tanah dan teritori. Kelompok pro-Israel biasanya membela Yahudi serta menganggap Yahudi sebagai korban keganasan Hamas dan faksi militan Islam Palestina lainnya, sementara yang pro-Palestina membela umat Islam yang mereka pandang menjadi korban aneksasi serta kebrutalan Israel dan Yahudi.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Kristen Palestina yang Terlupakan".
Baca Epaper Kompas