logo Kompas.id
›
Opini›Era Penggunaan Robot Tak...
Iklan

Tajuk Rencana

Era Penggunaan Robot Tak Terelakkan

Peralihan dari industri berbasis tenaga manusia ke tenaga robot secara khusus juga perlu dipikirkan secara mendalam.

Oleh
REDAKSI
· 1 menit baca
Robot damkar LUF 60 (depan) dan Dok-ink MVF 5-U3 menunjukkan kemampuan dengan pengoperasian melalui pengendali jarak jauh di Jakarta, Kamis (13/2/2020).
KOMPAS/RIZA FATHONI

Robot damkar LUF 60 (depan) dan Dok-ink MVF 5-U3 menunjukkan kemampuan dengan pengoperasian melalui pengendali jarak jauh di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Penggunaan robot di dalam industri tak terelakkan lagi. Di negara maju, robot digunakan untuk menutup kekurangan tenaga kerja. Di negara berkembang untuk menghindari masalah perburuhan.

Pelaku usaha di sejumlah negara terus menggantikan manusia dengan robot. Sebagian pekerja mendukung peralihan itu sebab semakin sulit mencari karyawan untuk jenis pekerjaan tertentu. Separuh perusahaan Jerman kesulitan mencari pekerja. Pada Juni 2023 saja, 1,7 juta lowongan kerja di Jerman tidak terisi. Badan Ketenagakerjaan Jerman menyebut, pelibatan perempuan dan migran tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Jerman. Pada 2035, Jerman akan kekurangan hingga 7 juta pekerja. Akibatnya, mereka menggunakan robot untuk mengisi kekurangan tenaga kerja (Kompas, 28/10/2023).

Editor:
ANDREAS MARYOTO
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Era Robot Tak Terelakan".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan
Memuat data...