logo Kompas.id
OpiniDigitalisasi Transformasi...
Iklan

Kesehatan

Digitalisasi Transformasi Sistem Kesehatan

Digitalisasi sistem kesehatan merupakan upaya mempercepat pemerataan dan mengurangi kesenjangan layanan kesehatan. Namun, itu perlu dibarengi dengan adanya koneksi internet, literasi digital, dan keamanan data pribadi.

Oleh
DJOKO SANTOSO
· 1 menit baca
https://assetd.kompas.id/Bqx1d5CkCivNm_8UYniypepKn9U=/1024x576/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F04%2F03%2F52b2da99-c946-41cc-8da8-9f711fa20381_jpg.jpg

Setelah melempar ide BPJS untuk orang kaya akhir tahun lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali membuat kejutan tak tanggung-tanggung. Sejak 1 Maret 2023, aplikasi Peduli Lindungi yang populer selama pandemi Covid-19 diintegrasikan ke platform Satu Sehat yang sebelumnya sudah disiapkan Kementerian Kesehatan.

Tentu langkah ini dilandasi keinginan membawa Indonesia menuju ketahanan kesehatan yang lebih milenial sifatnya. Platform Satu Sehat ini menghubungkan antaraplikasi yang saling berhubungan dengan pelaku kesehatan, seperti rumah sakit (RS) pemerintah, RS swasta, puskesmas, posyandu, laboratorium, klinik, dan apotek sehingga datanya terintegrasi.

Editor:
SRI HARTATI SAMHADI, YOHANES KRISNAWAN
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 7 dengan judul "Digitalisasi Transformasi Sistem Kesehatan".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan