Refleksi Budaya
Pesan Punakawan
Gambar punakawan memang tampak sederhana. Tetapi oleh rakyat, terutama mereka yang tinggal di perdesaan, gambar ini bukan sekadar pelengkap elemen interior, melainkan pembawa petuah, nasihat, dan wejangan kearifan.

Di tengah gemuruh narasi-narasi besar, adakalanya kita perlu sesekali menyelam memunguti narasi-narasi kecil di ruang kebudayaan. Entah itu berupa pepatah petitih, peribahasa, kata-kata mutiara, ataupun pantun dan sebangsanya.
Saya kerap terpesona dengan pesan-pesan di lukisan kaca tradisional bergambar punakawan. Selalu sederhana, tetapi menyengat. Setiap melihat lukisan kaca bergambar punakawan—Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong— yang selalu diimbuh petuah bijak, ingatan langsung melambung ke rumah dinas budayawan UK, (almarhum) Umar Kayam, di Bulaksumur, Yogyakarta.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Pesan Punakawan".
Baca Epaper Kompas