logo Kompas.id
OpiniNarasi Mematikan
Iklan

Radikalisme

Narasi Mematikan

Kelompok pengusung radikalisme memilih melakukan perang narasi sebagai upaya sistematis untuk melakukan perlawanan terhadap narasi yang beredar di media massa dan media daring. yang mengutuk tindakan kekerasan mereka.

Oleh
NOOR HUDA ISMAIL
· 1 menit baca
ilustrasi
DIDIE SW

ilustrasi

Di balik setiap aksi terorisme, seperti bom bunuh diri di Bandung oleh bekas narapidana terorisme baru-baru ini, ada satu hal yang cenderung lepas dari perhatian pemerintah dan masyarakat, yaitu adanya ”perang narasi”.

Perang narasi itu, misalnya, ”teroris dipelihara untuk mengalihkan isu”, atau ”ini proyek untuk menaikkan anggaran aparat keamanan”, atau ”aparat kecolongan”, dan lain-lain. Lalu, apa itu narasi? Apa bedanya dengan cerita atau kisah? Tidak ada definisi tunggal yang diterima semua sarjana pengkaji narasi.

Editor:
SRI HARTATI SAMHADI, YOHANES KRISNAWAN
Bagikan

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 6 dengan judul "Narasi Mematikan".

Baca Epaper Kompas
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Artikel Terkait
Belum ada artikel
Iklan