logo Kompas.id
OpiniTerdisorientasikah Publikasi...
Iklan

Terdisorientasikah Publikasi Akademisi Kita?

Reorientasi publikasi akademisi belum diperlukan karena belum mengalami disorientasi. Yang diperlukan adalah mengawalnya agar dapat memberi kontribusi pada ilmu pengetahuan, peradaban, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Oleh
ARIEF ANSHORY YUSUF
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/9Nlpm7HEGZdgrzonSDre61l2vvU=/1024x1205/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2F20211011-Opini-Digital-1_1633960342.jpg
Kompas

Heryunanto

Artikel Eunike Sri Tyas Suci yang dipublikasikan di harian ini dengan judul “Reorientasi Publikasi Akademisi Indonesia” (Kompas, 25/9/ 2021, mengkritisi terlalu fokusnya para akademisi di Indonesia untuk mempublikasikan artikel di jurnal ilmiah.

Berbagai aturan yang dibuat pemerintah disebut sebagai salah satu penyebabnya. Disebutkan pula, dengan mengutip sebuah artikel berjudul “Profs, no one is reading you” di kolom opini The Straits Times bahwa tulisan di jurnal ilmiah secara rata-rata hanya dibaca oleh sepuluh orang.

Editor:
Sri Hartati Samhadi, yohaneskrisnawan
Bagikan