logo Kompas.id
β€Ί
Opiniβ€ΊKrisis Olimpiade Tokyo
Iklan

Krisis Olimpiade Tokyo

Meluasnya pandemi Covid-19 di Jepang berkonsekuensi pembatalan Olimpiade Toyko. Dunia bakal tanpa pesta olahraga di masa pandemi.

Oleh
Redaksi
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/WCGgdOZtQUdezbLLQC3N65dTmYM=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2F667c0cb6-72e9-4adb-9379-6fae9d920edf_jpg.jpg
EH

Simbol Olimpiade diangkut dengan tongkang di kawasan Odaiba di Tokyo, awal Desember 2020. Lima cincin Olimpiade sudah kembali di Teluk Tokyo. Simbol itu dipindahkan untuk pemeliharaan empat bulan lalu tak lama setelah Olimpiade Tokyo ditunda hingga 2021 karena pandemi Covid-19.

Kemungkinan penundaan atau pembatalan Olimpiade Tokyo 2020, yang dijadwalkan 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, dan sejatinya penundaan dari  2020, makin nyata setelah penetapan status darurat di Tokyo dan sejumlah wilayah lain guna menekan penularan Covid-19.

Muncul aspirasi warga Jepang agar negara tersebut kembali menunda, bahkan membatalkan Olimpiade. Jajak pendapat media NHK menggambarkan peningkatan desakan warga itu. Dalam survei NHK, akhir pekan lalu, hanya 16 persen responden mendukung olimpiade digelar.

Editor:
adiprinantyo
Bagikan