Pusat Epidemi
China berupaya sangat keras untuk menghilangkan stigma lama yang menggambarkan China sebagai sumber penularan wabah penyakit. China secara sistematis mengubah fokus sistem mitigasi bencana lebih pada upaya pencegahan.
Sejak dulu, banyak epidemi berasal dari China dan menimbulkan stigma buruk bagi negara itu. Dua pandemi flu pada abad ke-20, yaitu flu Asia dan flu Hong Kong, berasal dari China dan meninggalkan jejak sekitar 3 juta kematian di seluruh dunia. Kemudian pada abad ke-21 muncul sindrom pernapasan akut parah (SARS), flu burung H5N1, dan sekarang Covid-19.
Penasihat perdagangan Presiden AS Donald Trump, Peter Navarro, pernah mengatakan, China adalah ”inkubator penyakit”. Sejarah China menunjukkan munculnya infeksi zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia), menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana praktik-praktik kesehatan masyarakat dijalankan di negara berpenduduk terpadat di dunia itu.