E-Sports
Butuh Komitmen untuk Jaga Kesehatan Atlet E-Sport
Meski cenderung tidak beraktivitas fisik yang berat, para atlet ”e-sport” perlu memperhatikan kesehatan jasmani dan mental mereka. Komitmen dan kesadaran akan hal itu perlu didorong dengan perhatian dari industri.

Pemain PUBG Mobile dari tim NFT Esports, Muhammad Afriza, Daffa Ramadhan Sinulingga, Febrianto Genta, Anhar Perdana Putra, dan Muhammad Akbar Putra Pratama, saat pertandingan Piala Presiden E-Sports 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (12/11/2022).
JAKARTA, KOMPAS – Para atlet e-sport perlu memperhatikan kesehatan demi menjaga karier profesional mereka dapat terus berlanjut. Fenomena atlet pensiun dini yang kerap terjadi di industri e-sport akibat cedera merupakan pertanda pentingnya komitmen menjaga kesehatan. Kesadaran untuk mendorong hal itu harus segera dimulai untuk memelihara agar ekosistem cabang olahraga ini tetap sehat.
Hal ini menjadi fokus pembicaraan dalam diskusi mengenai perkembangan penelitian ilmiah bertajuk #MainSehatBarengCoda yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023). Acara ini dihadiri oleh sejumlah dokter ahli kesehatan dari berbagai bidang yang melakukan penelitian, perwakilan Coda Indonesia selaku sponsor acara, serta beberapa atlet e-sport.