SKATEBOARD
Ketika “Skater” Belia Meremukkan Stigma
Skateboard sering sekali dinilai sebagai kegiatan mengganggu ketenganan di tempat umum, juga hanya pantas untuk pria. Para skater putri meleburkan stigma tersebut di panggung Olimpiade Tokyo 2020.

Atlet skateboard Jepang berusia 13 tahun, Momiji Nishiya, berpose bersama medali emas yang diraihnya sebagai juara nomor street putri Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Sports Park, Tokyo, Senin (26/7/2021).
Olahraga skateboard amat dekat dengan stigma anak jalanan. Anak nakal tak kenal aturan yang suka melakukan vandalisme atau bahkan tindakan kriminal. Setidaknya label ini cukup melekat di Jepang, negara pertama yang melombakan skateboard sebagai cabang olahraga prestadi dalam gelaran Olimpiade.
Aori Nishimura (19), skater putri asal Jepang merasakan sendiri pandangan negatif tersebut. “Di Jepang, gambaran terhadap seorang atlet skateboard tidak terlalu bagus. Lebih sulit mencari tempat untuk berlatih di sini,” katanya pada Minggu (25/7/2021) seperti dikutip Japan Times.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 9 dengan judul "Ketika “Skater” Belia Meremukkan Stigma".
Baca Epaper Kompas