logo Kompas.id
β€Ί
Olahragaβ€ΊTim Panahan Beregu Putra...
Iklan

Tim Panahan Beregu Putra Indonesia Tersingkir

Indonesia harus mengakui keunggulan tim panahan Inggris Raya di babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020. Kurangnya persiapan mengantisipasi embusan angin kencang menjadi kendala pemanah Indonesia.

Oleh
I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/SENRHVN4GotERCLWuzH4Cjm1jHs=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2Fb6b487dd-1317-4557-99a1-e8660eef41bf_jpg.jpg
KOMPAS/Ricky Fay/KOMITE OLIMPIADE INDONESIA

Pemanah Indonesia, Alviyanto Bagas Prastyadi (kanan), melepaskan anak panah disaksikan rekannya, Riau Ega Agata Salsabila (kiri), saat melawan tim Inggris Raya pada babak 16 besar panahan nomor recurve beregu putra Olimpiade Tokyo 2020 di lapangan panahan Yumenoshima Park, Tokyo, Senin (26/7/2021). Indonesia harus mengakui keunggulan Inggris Raya dengan skor 0-6 (51-55, 52-53, 51-55).

TOKYO, KOMPAS β€” Tim panahan beregu recurve putra Indonesia tersingkir secara prematur di babak 16 besar cabang panahan Olimpiade Tokyo 2020 setelah takluk dari tim panahan Inggris Raya dengan skor 0-6, Senin (26/7/2021), di lapangan panahan Yumenoshima Park, Tokyo. Kekalahan tiga set langsung Indonesia berawal dari start buruk yang dijalani para pemanah di awal laga.

Hasil itu mengandaskan perjuangan tim panahan Indonesia yang diperkuat Riau Ega Agata Salsabila, Alviyanto Bagas Prastyadi, dan Arif Pangestu. Mereka pada awalnya diharapkan mampu menyumbang medali untuk Indonesia mengingat tampil memukau merebut medali perak seri Piala Dunia Panahan di Paris, Perancis, Juni lalu, yang memberi mereka tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

Editor:
Johan Waskita
Bagikan