logo Kompas.id
β€Ί
Olahragaβ€ΊBelajar dari Kelalaian di...
Iklan

Belajar dari Kelalaian di Adria Tour

Novak Djokovic, petenis nomor satu dunia, dinyatakan positif Covid-19 seusai mengikuti turnamen Adria Tour. Kasus Djokovic itu menjadi pelajaran pentingnya penegakan protokol kesehatan di kompetisi olahraga.

Oleh
YULIA SAPTHIANI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/Fn-PdUR4AowQxOKjqKjc62hHz3Y=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2Fadria03_1592150367.jpg
ANDREJ ISAKOVIC/AFP

Petenis Serbia, Novak Djokovic (membelakangi foto), berpelukan dengan petenis asal Jerman, Alexander Zverev, seusai laga turnamen Adria Tour, 14 Juni lalu, di Belgrade, Serbia. Turnamen itu menjadi kluster baru penyebaran Covid-19. Empat petenis dunia, termasuk Djokovic, positif Covid-19 seusai mengikuti turnamen itu.

Di tengah persiapan kembalinya turnamen tenis profesional, empat petenis putra dan dua pelatih terinfeksi Covid-19 seusai mengikuti turnamen ekshibisi Adria Tour di Serbia dan Kroasia. Kasus ini menjadi peringatan bagi para atlet dan penyelenggara kompetisi olahraga lainnya terkait pentingnya penegakan protokol kesehatan di olahraga.

Pengumuman positif Covid-19 yang disampaikan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, Selasa (23/6/2020) malam, menjadi puncak kelalaian pada penyelenggaraan Adria Tour. Dalam turnamen itu, Djokovic menjadi peserta sekaligus penyelenggara.

Editor:
Yulvianus Harjono
Bagikan