Lahan Pertanian
Sungai di Kupang Mengering, Sawah Terancam Puso
Setidaknya dua sungai, Oetun dan Oepura, di Kota Kupang makin kecil debit airnya. Sawah di sekitarnya terancam puso.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F05%2F10%2F151541ee-c7da-425f-b123-22190b4fa0e4_jpg.jpg)
Yonatan Boinbalan (45), petani di Kampung Sokon, Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, Rabu (8/5/2024), mengeluhkan debit air Sungai Oetun yang menurun drastis.
KUPANG, KOMPAS โ Debit air Sungai Oetun di Kampung Sokon, Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menurun drastis. Sawah belasan hektar milik petani setempat terancam gagal panen. Lahan itu dikerjakan di sejumlah titik, sesuai arah aliran sungai. Warga mengandalkan tanaman lokal lain. Pemkot Kupang belum mendapatkan laporan tentang kesulitan petani tersebut.
Yonatan Boinbalan (45), petani Kampung Sokon, pada Kamis (9/5/2024) menghubungi Kompas. Ia menginformasikan debit Oetun yang turun drastis. Kejadian ini sudah disampaikan ke Kelurahan Fatukoa, diharapkan dapat ditindaklanjuti ke instansi terkait di Kota Kupang.