PEMILU 2024
Seruan Universitas Brawijaya: Hukum Jangan Dijadikan Instrumen Politik
Sivitas Akademika Universitas Brawijaya minta agar hukum tak dijadikan instrumen politik hingga membuat alpa dari moral.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F02%2F06%2F0151cbb5-7372-4d30-91d3-e0a719915c48_jpg.jpg)
Sivitas akademika Universitas Brawijaya (UB) mengeluarkan pernyataan sikap tentang penegakan hukum dan etika demokrasi Indonesia, Selasa (6/2/2024). Mereka menyerukan agar hukum tidak dijadikan instrumen politik sehingga alpa dari nilai-nilai etika dan moral.
MALANG, KOMPAS — Sivitas akademika Universitas Brawijaya mengeluarkan pernyataan sikap tentang penegakan hukum dan etika demokrasi Indonesia. Mereka menyerukan agar hukum tidak dijadikan instrumen politik sehingga alpa dari nilai-nilai etika dan moral.
Seruan tersebut dilakukan oleh dewan profesor Universitas Brawijaya (UB), dosen, dan mahasiswa pada Selasa (6/2/2024). Pernyataan dibacakan oleh Sekretaris Dewan Profesor UB Sukir Maryanto.