KOLABORASI KAMPUS-INDUSTRI
Kampus di Kaltim Kembangkan Otomatisasi Perkebunan Sawit
Dengan menggunakan kecerdasan buatan, tandan buah segar sawit yang dipanen bisa langsung diangkut ke pos selanjutnya menggunakan traktor otomatis. Olahan cangkang rajungan juga dijadikan zat pemacu pertumbuhan tanaman.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F08%2F21%2F7b09e72a-e587-462b-b4ba-3019560b0ee6_jpg.jpg)
CEO Julong Group Lei Wen Zhong berfoto bersama Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Agus Rubiyanto setelah diskusi ”Development Strategy of Oil Palm Industry” di ITK, Balikpapan, Kaltim, Rabu (16/8/2023).
BALIKPAPAN, KOMPAS — Sejumlah kampus di Kalimantan Timur berkolaborasi dengan para pelaku industri untuk melakukan penelitian dan pengembangan teknologi. Upaya ini terus dilakukan agar bisa menghasilkan inovasi dan solusi berbasis riset bagi dunia industri di sekitarnya.
Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, misalnya, bekerja sama dengan PT Julong Group Indonesia, perusahaan perkebunan sawit asal China yang mengelola sekitar 100.000 hektar lahan di Kalimantan dan Sumatera. Sebagai kampus yang fokus terhadap pengembangan teknologi, ITK bekerja sama untuk mengembangkan mesin traktor pengangkut tandan buah segar (TBS) yang digunakan PT Julong.