logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊTaksi Gelap Gerus 60 Persen...
Iklan

Taksi Gelap Gerus 60 Persen Pasar Angkutan Resmi di Sumsel

Pasar angkutan umum resmi terkikis jauh akibat keberadaan angkutan tidak resmi, terutama taksi gelap. Kondisi ini meresahkan karena taksi gelap tidak memiliki standar keselamatan yang mumpuni.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
Β· 1 menit baca
Pengemudi angkutan umum berunjuk rasa di lapangan kantor DPRD Sumsel, di Palembang, pada Agustus 2017.
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Pengemudi angkutan umum berunjuk rasa di lapangan kantor DPRD Sumsel, di Palembang, pada Agustus 2017.

PALEMBANG, KOMPAS β€” Pasar angkutan umum resmi, khususnya yang melayani rute antarkota dalam provinsi atau AKDP di Sumatera Selatan, tergerus drastis akibat keberadaan angkutan tidak resmi, terutama taksi gelap. Taksi gelap disebutkan kini menguasai 60 persen pasar angkutan AKDP di provinsi itu. Kondisi ini meresahkan karena taksi gelap tidak memiliki standar keselamatan untuk mengangkut orang.

Hal ini mengemuka dalam pengukuhan pengurus Organda Sumatera Selatan periode 2022-2027 di Palembang, Jumat (9/12/2022). Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan, saat ini pelayanan taksi gelap lebih diminati dibanding mobil angkutan resmi.

Editor:
MOHAMAD FINAL DAENG
Bagikan