logo Kompas.id
›
Nusantara›Polisi Dalami Peran Orangtua...
Iklan

Pembunuhan

Polisi Dalami Peran Orangtua Penganiaya Bayi Penderita Gizi Buruk di Surabaya

Anak-anak terus menjadi korban tindak pidana, bahkan berujung kematian. Bayi gizi buruk berusia 5 bulan di Surabaya, Jawa Timur, meninggal akibat dianiaya sang ibu yang kesal karena anak tersebut sering menangis.

Oleh
AMBROSIUS HARTO MANUMOYOSO
· 1 menit baca
Seorang aktivis meletakkan boneka dalam aksi menentang pelecehan seksual pada anak di alun-alun Bolivar, Bogota, Senin (30/11/2020). Ribuan mainan lucu bertebaran di sekitar alun-alun utama Bogota sebagai pesan menolak kekerasan seksual yang mengancam 37 anak setiap harinya di Kolombia.
RAUL ARBOLEDA

Seorang aktivis meletakkan boneka dalam aksi menentang pelecehan seksual pada anak di alun-alun Bolivar, Bogota, Senin (30/11/2020). Ribuan mainan lucu bertebaran di sekitar alun-alun utama Bogota sebagai pesan menolak kekerasan seksual yang mengancam 37 anak setiap harinya di Kolombia.

SURABAYA, KOMPAS — Orangtua dari ADO, anak balita yang tewas mengenaskan di Surabaya, Jawa Timur, diperiksa polisi. Namun, hanya ES (26), ibu korban, yang dijadikan tersangka dalam kasus itu. Ayah korban, RI, masih diperiksa sebagai saksi.

Tersangka ES bisa dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 sebagai perubahan atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan UU No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Ancaman hukumannya sampai 20 tahun penjara.

Editor:
CORNELIUS HELMY HERLAMBANG
Bagikan
Terjadi galat saat memproses permintaan.
Memuat data...
Memuat data...