COVID-19
Surabaya Kerahkan 32.600 Kader Kesehatan Antisipasi Penyakit
Surabaya mengerahkan 32.600 kader kesehatan untuk pengendalian dan penanganan pandemi Covid-19 jelang liburan Natal dan Tahun Baru, serta mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi selama musim hujan.

Kader kesehatan mengikuti apel akbar kewaspadaan dan kesiapan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/11/2021). Kewaspadaan dan kesiapan perlu ditingkatkan karena ada potensi serangan penyakit di masa pandemi Covid-19, musim hujan, dan mobilitas masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru.
SURABAYA, KOMPAS — Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengerahkan 32.600 kader kesehatan untuk penanganan dan pengendalian Covid-19 pada masa liburan Natal dan Tahun Baru. Ribuan kader kesehatan itu juga dikerahkan untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi akibat hujan ekstrem dan La Nina.
Pandemi Covid-19 belum usai. Namun, di Surabaya, situasi penularan untuk sementara melandai. Surabaya berada di level 1 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dengan status level 1 dan risiko penularan rendah (zona kuning), aparatur Surabaya boleh melonggarkan pengetatan aktivitas sosial ekonomi termasuk di sektor pendidikan dan pariwisata.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Surabaya Kerahkan 32.600 Kader Kesehatan Antisipasi Penyakit".
Baca Epaper Kompas