logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊBangun Solidaritas Kolektif...
Iklan

Bangun Solidaritas Kolektif bagi Penyandang Disabilitas

Masa pandemi membawa tantangan lebih berat bagi kaum disabilitas. Para penyandang disabilitas dapat hidup mandiri dan produktif. Namun, untuk mencapainya butuh pendampingan.

Oleh
IRMA TAMBUNAN
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/jQ79W2-CcP8wZQvgLtBM1ypfEZk=/1024x497/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2F1cc058ba-1fba-454e-859a-a0ae17ccf795_jpg.jpg
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Usaha kerajinan anyaman di Kota Jambi, Gonau, melatih menganyam bagi kalangan disabilitas yang tergabung dalam Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kota Jambi, Sabtu (22/5/2021). Pelatihan itu bertujuan mendukung kemandirian berwirausaha bagi kaum disabilitas di tengah masa pandemi.

Masa pandemi diharapkan menjadi momentum bagi bertumbuhnya solidaritas dan kemanusiaan bagi kelompok disabilitas. Solidaritas bagi kalangan disabilitas harus terus dibangun sebagai gerakan masif dan kolektif.

Ketua Pusat Kajian Disabilitas Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Syahran Jailani mengatakan, gerakan masif dan kolektif perlu dibangun di masyarakat. ”Sampai ada perubahan cara berpikirdi masyarakat akan kelompok disabilitas. Ini merupakan bagian dari nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi,” katanya, Kamis (29/7/2021).

Editor:
nelitriana
Bagikan