KOMODITAS UNGGULAN
Pameling, Alpukat Jumbo dari Lereng Gunung Arjuno di Malang
Alpukat pameling yang dikembangkan di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sungguh menggugah selera. Selain ukurannya yang besar, daging buahnya juga tebal dan enak.
Alpukat, buah yang biasa disajikan dalam bentuk jus, mulai dari pedagang kaki lima sampai hotel berbintang, menjadi jalan sejahtera bagi warga di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Teristimewa alpukat jenis pameling di sana, yang membuat penikmatnya sulit melupakan ukurannya yang jumbo dengan daging buah yang tebal dan enak.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2F79848d26-450d-444e-b262-1d47265aa3bb_jpg.jpg)
Buah alpukat pameling berukuran cukup besar yang dikembangkan oleh petani di Dusun Krajan Timur, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (2/3/2021).
Mendung menggelayut di lereng timur Gunung Arjuno, Selasa (2/3/2021) siang. Nando (23) bersama temannya, Tony (38), sibuk menyambungkan (stek) dua batang alpukat dari jenis berbeda. Mereka memanfaatkan alpukat lokal untuk batang bagian bawah, sedangkan batang atas memanfaatkan alpukat pameling.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Pameling, Alpukat Jumbo dari Lereng Gunung Arjuno di Malang".
Baca Epaper Kompas