Perpanjangan PPKM
Sejumlah Sentra Pedagang Kaki Lima di Sidoarjo Ditutup Selama PPKM
Sidoarjo menutup sejumlah kawasan yang menjadi sentra pedagang kaki lima selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM periode kedua ini. Kebijakan itu diambil untuk mengendalikan Covid-19.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2Fd3c2cb02-6119-429b-89f3-e06539803b49_jpg.jpg)
Penjual kerupuk melewati jalur yang ditentukan saat berlangsung sosialiasi oleh petugas gabungan pada hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bundaran Waru, Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/1/2021).
SIDOARJO, KOMPAS — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan menutup sejumlah kawasan ekonomi yang menjadi sentra pedagang kaki lima selama pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM periode kedua ini. Kebijakan itu diambil untuk mengendalikan sebaran Covid-19.
Kawasan tersebut antara lain Alun-alun Sidoarjo, Gelora Delta Sidoarjo atau GOR sentra pedagang kaki lima (PKL) Pondok Jati, dan Taman Pinang. Ada ratusan pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan tersebut setiap harinya. Jumlah pedagang bahkan bisa mencapai ribuan orang pada hari libur atau akhir pekan.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 0 dengan judul "Sejumlah Sentra Pedagang Kaki Lima di Sidoarjo Ditutup Selama PPKM".
Baca Epaper Kompas